Diduga IRT Tewas Tersentrum Aliran Listrik Dari Penyaringan Milik PDAM OKU

BATURAJA,BeritaTrans9 –Warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan yang diketahui bernama Susmawati (23), yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat di genangan penyaringan air milik PDAM Kabupaten OKU yang berada di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat. Mayat korban ditemukan tewas  tertelentang di tengah genangan air limpahan di pinggir bak penampungan penyaringan PDAM, dimana di tengah genangan air limpahan tersebut terdapat 4 kabel besar yang memiliki tegangan tinggi.
Dari pengakuan suami korban, Dika (25), saat dibincangi menerangkan, sebelum kejadian sekitar pukul 18.00 WIB korban hendak membeli sayur ke warung karena permintaan dirinya (suami korban, red). Namun ternyata,  sambung suami korban Dika, rupanya sebelum membeli sayur tersebut, korban menuju penyaringan air PDAM, yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah korban, Senin (2/11), sekitar 18.15 WIB.
diduga korban hendak mengambil air dengan ember, Namun rupanya, setelah ditunggu-tunggu korban tak kunjung pulang. Alhasil, korban akhirnya ditemukan oleh warga setempat telah tertelentang di TKP diduga sudah meninggal dunia, kuat dugaan akibat tersentrum aliran listrik yang keluar dari kabel penyaringan PDAM dan mengenai air di genangan  limpahan, yang di duga terinjak oleh kaki korban. Selanjutnya menurut suami korban, mayat istrinya tersebut langsung diangkat oleh bapak korban dan langsung dibawa ke rumah sakit RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Menurut Dika, saat dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo, pihak rumah sakit menyatakan kalau istri korban telah meninggal dunia.

“Istri aku itu ditemukan terlentang pas di tengah genangan di pinggir penyaringan, terlihat dibagian kaki kanannya ada bekas bolong seperti terbakar, juga dibagian betis termasuk dibagian punggung juga terbakar,” kata Dika, saat menceritakan kejadian yang dialami istrinya tersebut, kemarin (3/11).

Masih menurut suami korban, Dika, dari bentuk fisik dari jasad istrinya tersebut, dirinya berkeyakinan kuat, kalau istrinya tewas akibat tersentrum listrik yang diduga keluar dari kabel milik PDAM di TKP.  Selain itu, sambung Dika, sebelum nya pada sekitar jam 5 sore ada salah warga di sini mengatakan bahwa saat hendak mengambil air saat kaki nya baru sedikit menginjak air ia merasa air di genangan tersebut sudah ada aliran listrik, lalu ia pun kembali kerumah nya dan mengurungkan niat nya untuk mengambil air,  Dika juga membantah kalau istrinya tersebut meninggal karena menderita sakit atau karna ada penyakit yang di derita semasa hidup nya.

“Sebab mereka yang datang itu bilang, istri aku itu mungkin sedang sakit , padahal kami sudah berumah tangga selama lima tahun dan sudah memiliki satu anak, jadi tidak mungkin lah, istri aku itu menderita penyakit,” tegas Dika sambil menahan air matanya.

Sementara itu menurut keterangan dari warga yang mengetahui kejadian, membenarkan kalau kejadian yang menimpa korban memang terindikasi kuat akibat tersentrum aliran listrik yang keluar dari kabel milik penyaringan PDAM OKU di lokasi.

“Sebab kito lihat dari fisik korban memang terlihat mutung (terbakar, red), salah satunya di bagian punggung,” terang warga menguatkan.

Terpisah, Kapolres OKU, AKBP Dover Christian SIk MH melalui Kapolsek Baturaja Barat, Iptu Yuliko saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan, adanya laporan penemuan mayat perempuan di TKP. Namun menurut Yuliko, pihaknya menegaskan tidak ingin ada isu yang berkembang mengatakan jika korban meninggal akibat tersengat listrik.

“sesudah kejadian Kita langsung mendatangkan tim ahli dari PLN ke TKP untuk mengecek kebenara isu yang berkembang. Hasilnya pihak PLN mengatakan tidak ada induksi atau tegangan yang keluar dari aliran listrik di sekitar lokasi ditemukannya korban,” terang Yuliko.

Bahkan, lanjut mantan Kanit Pidana Umum (Pidum) Polres OKU ini, pihak PLN langsung mengecek dengan cara turun ke genangan air tanpa menggunakan pengaman sama sekali seperti dugaan penyebab kematian korban.

“Pihak PLN memperagakan dugaan kronologis korban yang meninggal dengan masuk ke dalam genangan air yang dilewati kabel listrik. Hasilnya, petugas tidak ada yang tersengat, bahkan dalam keadaan pompa mesin air dinyalakan,” ungkap Yuliko.

Saat ini ujar Yuliko, pihaknya masih mendalami kasus tewasnya korban, namun belum bisa memastikan penyebab kematiannya. “Kita sedang menunggu hasil visum dari pihak dokter di rumah sakit dan  tim Inafis Polres. Dalam waktu dekat kita akan mendapatkan laporan hasil visum, dari sana kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Yuliko.

Sementara itu, pihak PDAM OKU melalui Direktur PDAM OKU, Abi Kusno SE saat hendak dikonfirmasi terkait adanya dugaan aliran listrik yang keluar dari kabel penyaringan PDAM di lokasi, belum dapat ditemui di kantornya.

Di lain hari selanjut nya,(sabtu 7/11), saat di temui di rumah nya, bapak korban Zainal Arifin, mengatakan jika kemarin (5/11) diri nya di panggil oleh pihak polsek untuk di mintai keterangan terkait tewas nya anak nya’’ ya kemaren tepat nya pada hari kamis saya di panggil dan di jemput langsung oleh 2 orang polisi yang bertugas di polsek disini (polsek baturaja barat, red) dan di mintai keterangan , setelah beberapa jam  saya di priksa, anak mantu (suami korban) saya juga di priksa untuk di mintai keterangan’’ tutur bapak korban.

Bapak korban juga mengatakan  mengenai hasil visum nya kemungkinan akan keluar pada hari senin nanti (9/11)’’ sebab itu yang di sampai kan pihak polsek kepada anak menantu saya, dan saya sangat berharap jika hasil visum nanti menyatakan fositif bahwa putri saya meninggal akibat kena setruman kabel PDAM karna jika benar itu berarti pihak PDAM di duga telah melakukan kelalaian dan pembiaran sesuai dengan fakta yang ada, karna saya terutama keluarga kecil kami sangat mengharap kan keadilan, meski kami bukan dari orang yang berada (miskin) kami akan berusaha dan berdoa supaya allah memberikan kan kami  keadilan.(jn)

IMG_20151103_000855

(Visited 61 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved