Diduga Limbah PT.SMS, Ikan di Laut Doropeti Mati

IMG_20200817_065429

DOMPU, Beritatrans9.com – Masyarakat resah setelah mengetahui  ikan di laut Doropeti banyak yang mati, diduga akibat buangan limbah PT. Sukses Mantap Sejahtera (SMS) yang berada di desa Doropeti Kecamatan Pekat kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Saat wartawan Trans9 turun dilokasi pembuangan limbah PT.SMS, Rabu (12/8/2020) , tercium bau yang sangat menyengat, setelah ditelusuri limbah yang mengalir di sungai Doropeti tersebut mengalir juga ke sumber mata air Soringgapi yang dikonsumsi warga desa Doropeti.

Pasalnya warga desa Doropeti yang ditemui media  SDN (35 th),  O (65 th),  S (52 th) mengatakan,” semenjak PT.SMS dibangun di desa kami, buangan limbahnya menggerus tebing tanah kuburan umum muslim, menggerus tebing tanah halaman rumah dan tanah kebun kami serta banyak pohon yang mati maka dari itu pt. sms harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

Sementara Kepala Desa Doropeti Dahlan, SPd menyampaikan di ruang GH area Pt. sukses mantap sejahtera ( SMS ) kepada Bobi selaku HRD di PT. Sukses Mantap Sejahtera bahwa kegiatan apapun dari pihak PT.SMS harus di hentikan.

Warga yang tak ingin di sebutkan namanya, SDN, O dan S berkata,” perusahaan pengahasil gula tersebut lebih banyak merekrut karyawan dari luar desa Doropeti, sehingga kami warga yang berada di sekitar pabrik hanya terkena dampak dari hasil produksi PT.SMS.

“Gaji yang diberikan ke karyawan juga sangat murah”, ucap F (inisial) selaku karyawan PT.SMS.

Diketahui bahwa UMP dan UMK Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan 8,51% yang semula Rp. 2.012.610 di tahun 2019 menjadi Rp. 2.183.883 tahun 2020 sesuai SK Gubernur NTB Nomor : 561-812 Tahun 2019.

PT. Sukses Mantap Sejahtera diduga telah melanggar pasal 40 Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001 tentang pengolahan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, ayat (1) : Setiap usaha dan/ atau kegiatan yang akan membuang air limbah ke air atau sumber air wajib mendapat izin tertulis dari Bupati/Walikota.

Apabila penanggung jawab usaha/ kegiatan melanggar ketentuan tersebut, dengan membuang air limbah tanpa memiliki izin, maka diancam dengan sanksi administrasi, sesuai pasal 48 PP Pengendalian Pencemaran Air. 

Reporter : Dewa

(Visited 4 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved