Dugaan Pelecehan dilakukan Oknum Kepsek SD Negeri 1 Gesikan Pakel terhadap Guru GTT

WhatsApp Image 2020-08-06 at 13.03.15
TULUNGAGUNG, Beritatrans9.com – Kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) di wilayah desa Gesikan kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung dilaporkan ke Pengawas SD karena di nilai tindakannya melecehkan seorang Guru Tidak Tetap (GTT) berinisial SR.

Oknum Kepsek ini dinilai melakukan pelecehan tidak sebagaimana mestinya sebagai seorang pendidik.

Saat ditemui Mediatrans9.com suami korban yang bernama BG (initial) mengungkapkan kronologis kejadian yang di alami oleh Istrinya.

“Kepseknya kalau bersalaman dengan Istri saya, itu tidak sewajarnya orang bersalaman, Ia kalau bersalaman itu lama memegang tangan Istri saya, dan ia juga pernah pegang-pegang lengan nya, itu kata Istri saya,” ungkapnya dikantornya, Senin (03/08/2020).

Dinilai sudah kelewat batas, istri saya memberanikan bercerita pada saya untuk melaporkan kejadian tersebut, ia membenarkan sudah ada pelaporan oknum Kepsek ini ke Pengawas Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung.

Tempat terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Kecamatan Pakel Karyatin saat di hubungi melalui telepon WhatsApp tidak membantah bahwa adanya pelaporan pelecehan di SDN 1 Gesikan Kecamatan Pakel.

“Aduan dugaan pelecehan dilakukan oknum Kepsek SDN 1 Gesikan, Mukhlas Effendi sudah kita terima,” ujar wanita berhijab ini.

Selanjutnya, UPT memanggil Oknum bersangkutan, dan kita lakukan pembinaan kepada Oknum Kepsek tersebut.

“Selaku Kepala UPT, saya perintahkan Pengawas untuk mengklarifikasi adanya dugaan pelecehan dan sekaligus memberikan teguran atau peringatan,” tandasnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepsek SDN 1 Gesikan,

Mukhlas Effendi, tidak mengelak kalau dirinya di laporkan Guru GTT initial SR ke Pengawas UPT Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung terkait dugaan pelecehan.

“Benar, di laporkan oleh oknum GTT initial SR pada Pengawas di UPT Kecamatan Pakel. Akan tetapi di laporkan tentang apa juga bingung sebenarnya, saya tidak pernah melakukan hal seperti itu.”ujar Mukhlas di kantornya pada media ini, Rabu (05/08/2020).

Kendati demikian, apa yang di tuduhkan kepadanya, ia mengelak dan menjelaskan bahwa yang dilakukan itu secara tidak sengaja.

“Sebenarnya refleks atau spontan saja, kronologisnya seperti ini , saat itu sedang ada giat bersih-bersih ruangan kelas, saya tidak menyangka kalau di belakang saya ada orang, saya pegang kayu mau saya bawa ke luar tapi tidak tahu ditangan saya terasa ada hewan, saya hempaskan tangan ke belakang, secara tidak sengaja mengenai pantat GTT initial SR,” jelasnya.

Ia juga sudah menyampaikan kronologi dugaan pelecehan kejadian yang dituduhkannya itu kepada pengawas atau KUPT Kecamatan Pakel.

“Saya dipanggil Pengawas, dan sudah saya terangkan kronologisnya, selanjutnya hanya di peringatkan jangan sampai mengulang kembali. Secara pribadi sudah minta maaf kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.

Reporter : Ferry

(Visited 2 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved