10 Ribu Paket Sembako Baznas Tulungagung untuk Warga Miskin

IMG_20200518_074731
Tulungagung,beritatrans9.com- Pemberangkatan Tim pendistribusian beras fitrah dan paket sembako di Bulan suci Ramadhan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan keluarga terdampak virus Corona atau Covid-19 diberangkatkan oleh Bupati Tulungagung dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (11/05/2020) Pagi.

Bantuan ini sebagai wujud pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemik Covid-19.

Penyerahan simbolis diberikan kepada dua orang yakni Eko Wahyudi dari Desa Pelem Kecamatan Campurdarat dan Sobirin dari Desa Sanan Kecamatan Pakel.

Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda hadir Bupati, Sekretaris daerah, Ketua DPRD Tulungagung, Wakapolres Tulungagung, Dandim 0807 serta unsur elemen Mahasiswa.

Sebanyak 10 ribu paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tulungagung di distribusikan langsung kepada warga terdampak covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo, M.M., usai memberangkatkan tim pendistribusian beras fitrah dan paket sembako di depan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, menuturkan penyaluran bantuan dari BAZNAS pada warga masyarakat yang terdampak virus Corona atau Covid-19, merupakan suatu bentuk kepedulian dari BAZNAS yang telah peduli nasib dari warga masyarakat yang kurang mampu, utamanya yang terdampak covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

“ Memang sangat perlu sekali. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan warga akibat dampak virus covid-19,” ujarnya pada awak media Senin (11/5/2020) Pagi.

Bupati mengakui, meskipun bantuan sosial dari pemerintah itu ada, saat ini masih dalam pendataan.

“BAZNAS yang sudah memberi contoh dengan baik,” tambahnya.

Selanjutnya di sampaikan Maryoto, bahwa, setiap tahunnya BAZNAS memberikan bantuan pada warga masyarakat yang kurang mampu.

Pada kesempatan ini, Baznas memberikan donasi sebanyak 10 ribu paket sembako yang per paketnya berisi 5 kg beras,1kg gula,5 bungkus mie instan, minyak goreng 1 liter, yang langsung disalurkan ke 271 desa dan kelurahan se-Kabupaten Tulungagung, yang rata-rata Per desa akan menerima 30 paket sembako.
“Bantuan ini sebagai wujud, pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” terangnya.
 
Bupati Maryoto menambahkan bahwa, Pandemi Covid-19 telah berdampak luas pada masyarakat. Tidak hanya dari aspek kesehatan masyarakat, tetapi dari aspek ekonomi dan sosial.
“Oleh karena itu protokol kesehatan harus kita patuhi yaitu menjaga jarak atau Phisycal Distancing, serta pola hidup dan makan sehat, Olah raga, dan tetap jaga terus imunitas tubuh.” paparnya.

Hal senada disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung, Drs.H.Muhammad Fathurro’uf, M.Pd.I., bahwa, pendistribusian bantuan tersebut di targetkan akan selesai dalam waktu 5 hari. Ia mengakui bahwa, pendistribusian bantuan paket sembako ke pada 30 orang per desa, sebenarnya masih sangat kurang.

“Kemampuannya masih seperti itu. Semua dana yang memungkinkan kita rotasi untuk membantu dampak covid-19 sudah kita lakukan,” ungkap
Gus Ro’uf sapaan akrabnya.

Selanjutnya Gus Ro’uf juga mengajak pada masyarakat dan donatur untuk tetap membayarkan zakatnya ke BAZNAS Tulungagung sebelum hari raya yang selanjutnya akan disalurkan kepada fakir miskin dan duafa.

“Selain ada penyaluran bantuan untuk anak yatim piatu dalam bentuk uang tunai, sekarang kita berikan dalam bentuk sembako. Pada para penerima bantuan diharapkan tetap berada di rumah karena petugas BAZNAS akan mengantarkanya. Mudah-mudahan kedepannya BAZNAS semakin besar,” tutupnya.(ferry)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved