Gubernur DKI Jakarta Tetapkan Tanggap Darurat Bencana non-Alam Covid-19

IMG-20200323-WA0049
Surat Edaran Gubernur DKI Jakarta

Jakarta,beritatrans9.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana non-Alam COVID-19, Jumat (20/3). Hingga hari ini, terdapat 224 kasus positif virus corona di Jakarta dengan angka kematian 20 jiwa.

Untuk menekan angka penyebaran virus corona, Anies meminta seluruh masyarakat DKI Jakarta untuk disiplin menjalankan social distancing. Anies juga sudah mengeluarkan imbauan kepada dunia usaha di Jakarta untuk segera menghentikan atau mengurangi kegiatan perkantoran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers terkait virus corona atau COVID-19 di Balai Kota, Jakarta.

“Saya minta kepada masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, dan organisasi keagamaan untuk ambil langkah-langkah drastis karena Jakarta sekarang Tanggap Darurat Bencana COVID-19,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/3).

Untuk dunia usaha, Anies telah mengeluarkan Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam Rangka Mencegah Penyebaran Wabah Corona Virus Disease (COVID 19).

Dalam rangka menghambat penyebaran wabah Corona Virus Disease (COVID-19) yangD arah meningkat pesat dan mengingat Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta telah menjadi salah satu pusat wabah tersebut, dengan ini mengimbau kepada seluruh perusahaan di Provinsi DKI Jakarta untuk secara serius dan segera melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Menghentikan seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu, menutup fasilitas operasional, dan melakukan kegiatan berusaha di rumah.

2. Bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan total kegiatan perkantorannya, diminta untuk mengurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal (jumlah karyawan, waktu kegiatan, dan fasilitasnunggu operasional). Mendorong sebanyak mungkin karyawan untuk bekerja dari rumah.

3. Memperhatikan Surat Edaran Menaker Nomor M/3/KH.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.

4. Seruan ini berlaku 14 hari terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan tanggal 5 April 2020.

5. Informasi terkait:

a. Penyebaran COVID-19 bisa dilihat melalui situs: https://corona.jakarta.go.id

b. Panduan terkait penanggulangan COVID-10 (poster, stand banner, dll) dapat diunduh melalui tautan: https://bit/ly/PublikasiCoronaDKI.

Pencegahan penyebaran COVID-19 hanya dapat dilakukan bisa seluruh komponen masyarakat, termasuk dunia usaha, secara serempak dan secara disiplin melaksanakan pembatasan/kontak langsung secara ketat.

Demikian seruan ini disampaikan, atas kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Dikeluarkan di Jakarta, pada tanggal 20 Maret 2020.

Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Anis Baswedan.
(N.Tanjung/Nurhayati)

(Visited 24 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved