Kapolresta Sidoarjo Menghimbau Kepada Masyarakat Untuk Hati – Hati Dengan Pembelian barang Melalui Online

sid 2

 

 

 

 

 

 

SIDOARJO, BERITA TRANS9 – Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan SY (33), warga desa Sidomojo Kecamatan Krian Sidoarjo. Ia ditangkap lantaran menjual produk kecantikan dan kebutuhan rumah tangga yang sudah kedaluarsa.

Produk kecantikan kadaluarsa yang dijualnya itu di antaranya bermerk Pond’s, Olay, Silkygirl, serta kebutuhan sehari-hari seperti pasta gigi merk Sensodyne, sampo merk Syoss, Rejoice, Pantene dan masker rambut merk VS.
“Kami mendapatkan laporan dari warga yang mengeluh setelah menggunakan barang tersebut merasa gatal. Kemudian kami melakukan pengembangan dan terbukti tersengka ini mengubah tanggal barang yang sudah kedaluarsa dengan tanggal baru,” kata Kombes Pol Muh Anwar Nasir Kapolresta Sidoarjo,

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir mengungkapkan, modus yang digunakan pelaku, yakni tanggal kedaluarsa dihilangkan dengan cara digosok dengan minyak tiner. “Dan bila kemasan tanggal kedaluarsanya itu timbul ditempeli dengan stiker yang bertuliskan ‘New’,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir.
Berdasarkan pemeriksaan, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir menerangkan, bahwa tersangka mendapatkan barang tersebut dari dua orang asal Bekasi yang saat ini masih buron dengan harga 50 persen dari harga normal. Tersangka mengaku dalam satu bulannya mendapatkan keuntungan sebanyak Rp 3 juta.
“Barang yang sudah diganti tanggal kedaluarsanya dijual melaui online dengan akun facebook bernama ‘Ratu Shop Krian’,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir.
“Masyarakat hendaknya berhati-hati untuk membeli barang yang melalui online apalagi harganya relatif murah,” pesannya.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir menjelaskan, tersangka menjual barang tersebut di beberapa kota seperti, Malang, Pasuruan, Jember, Surabaya, Sumenep, Tangerang, Wonosobo, Lamongan, Gresik, Nganjuk, Semarang, Mojokerto, Gresik, Blitar, Bogor dan lainnya.
“Tersangka ini menjualnya barang tersebut ke beberapa daerah. Tersangka akan kami jerat dengan pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 huruf g dan j ayat 2 UU nomer 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman lima tahun penjara,” pungkasnya(ads)

(Visited 39 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved