Sempat viral dimedsos. Perbaikan gorong gorong di jln provinsi memakan korban lakalantas

JEM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JEMBER, BERITA TRANS9 – Pekan lalu, rabu (12/04) pengguna medsos facbook sempat viral di group iwj ( info warga jember ) ramai berbagai komentar miring terkait pasca diunggahnya foto korban laka lantas disertakan tulisan pedas untuk UPT ┬áDPU Bina Marga Provinsi.

pasalnya korban lakalantas atas nama Haryono sahabat IWJ dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di rs.dr soebandi jember,dan menunggu jadwal operasi rahang patah serta gigi rontok, selain Haryono bahkan tercatat banyak korban lakalantas berjatuhan, akibat perbaikan gorong gorong ruas jalan tepatnya di Depan kantor desa Sebanen serta jln Sukowono.

diakun facbook atas nama Baginda bagus yang telah di shere ke group iwj tertulis dalam rilisnya . ” adapun fakta yang menguatkan bawha terjadinya beberapa kecelakaan adalah merupakan unsur kelalaian yang disengaja sebagai berikut.

1. Pada setiap lokasi proyek tidak ada papan nama proyek yang memuat pagu,sumber dana,waktu dan cv pelaksana sehingga proyek bernuansa siluman.

2. Tidak dipasang rambu rambu proyek disisi kanan kiri proyek sehingga hal ini berpotensi terjadi kecelakaan.

3. Proyek ini patut ditelusuri dan dilakukan evaluasi oleh pihak yang kompeten, karena titik gorong gorong yang dibangun tersebut sangat patut diduga bancaan dan pemborosan keuangan negara, karena temuan kami dilokasi bahwa gorong gorong sebelum dibangun kondisinya masih sangat baik( tapi sudah dibangun lagi).

4. Diduga pula bahwa proses pelaksanaan pekerjaan dam pengawasannya tidak sesuai dengan setandart keteknisan serta mengabaikan prinsip prinsip pelaksanaan jasa kontruksi karena fakta kondisi jalan setelah dibangun menjadi tidak lebih baik, malah membuat ketidak nyamanan dan ketidak amanan pada pengguna jalan ( lubang bekas galian tidak ditutup secara baik,bahkan penutupan lubang bekas galian dilakukan oleh warga sekitar pasca terjadi kecelakaan).

Dari hal tersebut serta foto korban yang diunggah menjadikan banyak komentar miring terhadap pekerja dan PU Bina marga di akun facbook group iwj.

sementara ditempat terpisah Bambang selaku PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen) di UPT DPU Bina Marga Provinsi wilayah Kab, Jember memberikan tanggapan terhadap ramainya dimedsos facbook yang terkesan memojokan pihaknya.” Saya memperbaiki itu, ada tujuannya untuk kenyamanan masarakat kota jember dan sekitarnya yang penting pengguna jalan bisa menikmati jalan itu dengan enak dengan dibangunnya itu.” Tuturnya

namun disaat terjadinya kecelakaan akibat gorong gorong yang tidak diberi rambu rambu. Bambang mebantah.” Ada buktinya. Rambu rambu itu ada, tapi dibuang oleh orang, sekarang di pasang lagi nanti kalau dibuang lagi. Tapi kami punya dokumentasinya dari awal penggarapan nannti sampainya selesai pekerjaan 100% rambu pasti ada.” Dalihnya

Lebih lanjut terkait papan nama dan berapa anggarannya. Lebih lanjut Bambang menjelaskan.” Papan nama itu tidak diharuskan, karena ini pemeliharaan rutin jalan ruas sepanjang tahun.” Katanya

” untuk berapa anggaran, inikan proyeknya provinsi jatim, itu yang berhak memberi informasi PPID Dinas yang kantornya di Surabaya.” Pungkasnya

disisi lain ada yang mengataka gorong gorong sebelum dibangun kondisinya sangat baik atau masih layak namun sudah dibangun lagi.

Bambang justru menantang.” Mas yang menentukan masi layak dan tidaknya itu sumber yang punya sertifikat teknis, loh ini sy punya sertifikat. Monggo kalau ada sumber yang punya sertifikat temnis tunjukan ke saya biayar saya bisa evalusi.” Tutupnya

Sementara setelah konfirmasi, di lokasi proyek tidak ada aktifitas pekerja. Nampak pekerjaan masih 70%. Dan tidak terlihat satu rambu rambupun dilokasi.

Namun menurut warga sekitar udah 1 minggu ini pekerjaannya berhenti.

Pantauan media ini, kecelakaan mungkin akan terjadi lagi, pasalnya nampak ruas jalan gorong gorong kondisinya masih belum rata kerana perbaikan masih70$ sehingga masih rawan akan terjadinya laka lantas terutama di malam hari, bahkan minimnya rambu rambu di lokasi tidak ada, seharusnya jarak 50 meter dari lokasi pekerjaan di pasang rambu rambu.(mul*b.bk.)

 

(Visited 98 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved