DI DUGA DINKES TUTUP MATA , WARGA MELALUKAN FOGGING PRIBADI

PROBOLINGGO,BERITA TRANS’9- Lambannya penangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Probolinggo, membuat Dwi Suryadi, salah seorang warga kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, melakukan fogging pribadi. Ia sengaja mendatangkan tim fogging dari Surabaya, untuk mencegah meluasnya wabah tersebut.

“Biayanya pribadi. Karena, kemarin untuk daerah sini tidak di fogging. Jadi, saya lakukan fogging sendiri,”ungkap Dwi Suryadi, Rabu (25/05) sore. Ia menambahkan, saat ini di RT.03 RW.01 Kelurahan Wiroborang, sudah ada delapan warga yang terjangkit wabah itu. Dari delapan yang terjangkit, satu diantaranya telah meninggal dunia.

“Balita yang meninggal,Rasta Bima Prasetya, warga RT 03 RW 01,” ujarnya.

Dwi menganggap pihak dinkes lamban dalam menangani permasalahan tersebut. Pasalnya, hingga delapan warga terjangkit penyakit tersebut, pihak dinkes tidak mengambil tindakan serius. “Hanya di fogging setelah ada yang meninggal. Itu pun, besoknya ada yang kena lagi dua,” jelasnya.

Sri Urbaningsih, ketua RT 03 RW 01 mengamini hal itu. Ia membenarkan jika ada warganya yang terserang penyakit (DBD) hingga meregang nyawa. “Selama bulan Mei sudah delapan  yang kena,” tandasnya. Saat warga mendatangi dinas kesehatan (Dinkes), dengan maksud untuk melaporkan jika kerabatnya meninggal dunia karena serangan nyamuk demam berdarah, sontak membuat pihak dinas kesehatan kaget dan merasa kecolongan sampai meninggalnya seorang balita karena keganasan nyamuk demam berdarah. Sementara itu, hingga kini pihak Dinkes masih belum dapat di Konfirmasi.  (Doel Tambenk)

fogging

(Visited 60 times, 1 visits today)

Photo Gallery

© 2013 BeritaTrans9.com All rights reserved